![]() |
| Makam Pak Kasur dan Bu Kasur di Desa Kaliori, Kecamatan kalibagor, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, terlihat kotor jarang dirawat. (Foto Bu kasur: sumber foto Wikipedia) |
Banyumas, - "Pada hari minggu ku turut ayah ke kota, naik delman istimewa ku duduk di muka". Itulah sepenggal syair lagu hasil karya Soerjono, atau yang lebih akrab di sapa Pak Kasur. Ya benar. Pria yang juga sebagai salah satu tokoh pendidikan di Indonesia ini terlahir di Kabupeten Purbalingga, Jawa Tengah, 26 Juli 1912 itu. Tidak hanya sebagai tokoh pendidikan saja.
Dia tercatat sebagai pembawa acara Taman Indria di Stasiun Televisi milik Pemerintah (TVRI.red). Nama Pak Kasur yang kita dengar pun berasal dari nama panggilan akrab anak buah pak kasur. Nama Kak Soer lah yang jadi cikal bakal nama Pak Kasur hingga membuatnya terkenal dengan hasil karyanya.
Naik Delman, Bangun, Sepedaku, Kebunku dan masih banyak lagi hasil karya dari suami Bu Kasur tersebut.
Soerjono pun pernah tercatat sebagai tenaga pendidik (guru.red) di HIS Ardjoena School, Bantul, Yogyakarta ini kemudian melanjutkan menimba ilmu di HIK, Bandung, Jawa Barat. Dan menjadi pengasuh acara anak anak di RRI. Serta sempat menjadi seorang sekretaris di Badan Sensor Film.
Namun sayang, Tuhan Yang Maha Esa memanggilnya. Ya benar sekali. Pak Kasur wafat sekitar Tahun 1992 dan dimakamkan dipemakaman keluarga di Desa Kaliori, Kecamatan Kalibagor, Banyumas.
Sementara itu. Sandiah, istri tercinta Pak Kasur, yang juga seorang Pencipta lagu anak anak ini, terlahir di Jakarta 16 Januari 1926 dan wafat di Jakarta 22 Oktober 2002, yang kemudian diistirahatkan persis disamping tempat peristirahatan terakhir suami tercintanya.
Namun siapa sangka jika perjalanan mereka berdua mewarnai Indonesia lewat lagu anak anak yang "Hits" (populer.red), harus berbanding terbalik dengan kondisi Makamnya.
Kesan penuh debu di lantai, eternit tripleks yang mulai terkelupas, cat tembok yang mulai memudar, hingga adanya Lubang akibat pecahnya beberapa Gentingnya.
Keadaan tersebut diperparah dengan tumbuhnya rumput liar yang tumbuh disekitar tempat peristirahatan mereka berdua.
Menurut salah seorang warga sekitar yang tidak mau menyebutkan namanya. Makam tersebut hanya dirawat ketika akan ada acara pengajian atau ada tamu yang hendak menabur bunga dan mendoakan beliau.
"Iya benar. Itu makamnya Pak Kasur dan Bu Kasur. Wah kalau itu, hanya dibersihkan saat akan ada tamu atau pengajian. Selebihnya ya didiamkan mas.", ungkapnya (3/12).
Makam pencipta lagu anak anak itu terletak tidak jauh dari makam Romo Lukman (Salah seorang Pemuka Agama Khatolik yang fenomenal di Kabupaten Purworeno dan Jawa Tengah.red), yang juga berdekatan dengan tempat Ziarah Goa Maria Desa Kaliori, Kecamatan KaliBagor, Banyumas, Jawa Tengah ini sangat jauh dari makam Tokoh terkenal di Negeri ini.
Menurut Rahayu (34), peziarah asal Kota Semarang. Dia yang baru pertama kali ziarah ke Goa Maria Kaliori tersebut. Merasa sedih ketika mengetahui ternyata itu adalah makam Bapak dan Ibu Kasur.
"Saya sedih begitu tau jika itu makam mereka.", imbuhnya. (Dentang)
Previous
« Prev Post
« Prev Post
Next
Next Post »
Next Post »
