HEADLINE NEWS

TOPIK POPULER

Proyek PDAM Tirta Mulia Tidak Tertib, Warga Geram!


Foto: warga meratakan
lubang neraka hasil karya pdam
tirta mulia di jalan Di Panjaitan
Pemalang dengan alat sederhana
Pemalang - "Lempar Batu Sembunyi Tangan". Ya benar. Itulah yang dilakukan oleh pihak Perusahaan Air Minum Tirta Mulia ketika memperbaiki sambungan pipa air di Jalan DI. Panjaitan Kabupaten Pemalang (4/11). Pengerjaaan pipa yang berada di jalur sebelah barat atau jalur yang dilalui kendaraan dari arah Kabupaten Purbalingga menuju Ke Kabupaten Pemalang seakan membuat para pengendara harus ekstra hati hati jika tak mau terjerumus terjun bebas di pelukan aspal jalan raya. 

Bagaimana tidak. Lubang menganga selebar hampir satu meter dan tidak terukur kedalamannya itu, jelas terlihat "DICUEKIN" tanpa ada tanggung jawab untuk menutup dan mengembalikan ke kondisi semula. 

Menurut warga setempat yang tak mau dicantumkan identitasnya, mengatakan, pengerjaan ini dilakukan oleh PDAM, dan jangankan diberesi sisa tanah galiannya, lubang besar dan dalam pun dibiarkan tanpa mengembalikan seperti semula lagi. 

"Ini kerjaan PDAM Pemalang, mas. Jangankan diberesi apa diaspal lagi. Sisa tanah pun ditinggal begitu saja.", ungkapnya sembari melanjutkan meratakan lubang tersebut dengan peralatan sederhana.

Jalan penghubung dari wilayah Pantai Utara menuju wilayah Pantai Selatan itu merupakan satu dari sekian banyak ruas jalan yang dikelola oleh Provinsi Jawa Tengah. Namun hal itu tampaknya bukan penghalang bagi PDAM Tirta Mulia Pemalang untuk menyebar "Lubang Neraka" bagi warga yang melintas.
Bagaimana tidak. Hampir tak terhitung berapa korban yang termakan Lubang tersebut.

Dari hasil pantauan kami di lokasi Lubang yang jaraknya hanya sekitar 25 meter dari pintu gerbang utara Desa Sewaka tersebut. Membuat para pengendara "Ngelus Dada". Hal ini nampak jelas ketika sebuah mobil bak terbuka pengangkut bahan material berupa pasir itu, harus ikhlas mobilnya tersangkut dan patah per roda belakang. 

"Mas tau toh mobil saya nyangkut dan bunyi karena roda belakang masuk lubang ini. Ya begini nih, per nya patah.", ungkap Bidin (45). (Dentang)

Previous
« Prev Post
Show comments

Contact Form

Name

Email *

Message *