Baturaja, - Sebanyak 2.703 Prajurit TNI AD dari seluruh satuan yang ada di tubuh TNI sedang melakukan Latihan Tempur Antar Kecabangan (Latancab) Tahun 2018 di Puslatpur.
Wilayah yang jadi titik latihan TNI AD diselenggarakan di OKU Raya (OKU, OKUT dan OKUS) mirip medan perang digempur oleh ribuan Prajurit TNI AD yang sedang melakukan latihan tempur di Pusat Latihan Tempur Kodiklat TNI AD, Kamis (15/11/2018).
Puncak Kegiatan Latihan Antar Kecabangan Brigif Raider -13/Galuh Divif Kostrad Tahun 2018 dengan Komandan Komandan Mayjen TNI Putranto Ssos ini disaksikan Kasat Jenderal TNI Mulyono, Wakasat Letjen TNI Tatang Sulaiman, Pangkostrad Letjen TNI Andika Perkasa Pangdam II/Swj Mayjen TNI Irwan SIP Mhum dan seluruh Pangdam atas pimpinan satuan yang ada ditubuh TNI AD.
Sebanyak 2.703 Prajurit TNI AD berperang di wilayah Ogan Komerigng Ulu Sumatera Selatan dalam rangka Operasi Penindakan Kogasratgab.
Tempur yang melibatkan ribuan prajurit TNI ini setelah sebelumnya berhasil merebut Landasan Udara Gatot Subroto dari tangan musuh.
Dandim 0403/OKU Letkol Arm Agung Widodo selaku Dansatgaster didampingi Kasdim 0403/OKU Mayor Inf Sukriyanto SIP kepada seluru awak media Senin (12/11/2018), menjelaskan sebelum dilakukan latihan tempur yang melibatkan 2.703 di pusat Latihan Tempur berlokasi di OMIBA (Objek Militer Baturaja) juga telah dilakukan penyuluhan HAM dan Humaniter dipusatkan di Bukit Napuh.
Pemateri pemateri Kapten ChK Paski Huta Jukung dan diikuti oleh anggota Kodim 0403/OKU hampir 100 orang.
Kegiatan Kodim 0403 /OKU meliputi pada tangga 13-14 pengerahan penduduk, tanggal 15 pengerahan massa untuk menyaksikan acara puncak pelatihan di dua titik tinjau.
Massa yang menyaksikan acara tersebut di perkirakan ratusan hinga mencapai ribuan massa dikarna melihat kedatang massa berbagai wilaya dan dakerah kusus nya OKU Raya (OKU,OKUT,OKUS). (Aris)
Previous
« Prev Post
« Prev Post
Next
Next Post »
Next Post »

