Kerinci, - Pengerjaan peningkatan jalan poros MAN Sanggaran Agung PLN yang dibangun tahun 2017 lalu terlihat jauh dari mutu dan kualitas.
![]() |
| Belum sampai setahun Sudah rusak, |
Tim Pho dan Kabid juga patut diduga kuat sengaja tidak memberikan teguran terhadap konsultan Pengawas, sehingga menyebabkan mutu dari pengerjaan proyek ini terindikasi sengaja dilakukan, dan penghamburan uang rakyat yang mencapai setengah miliar rupiah.
CV Dua Putri Jaya sebagai pelaksana kegiatan diduga kuat terlalu banyak mengambil keuntungan dalam pengurangan bahan baku pengerjaan yang mengakibatkan rendahnya kualitas mutu fisik.
"Sangat tipis pengaspalan jalan ini, belum sampai 6 bulan kerusakan pada ruas jalan ini sudah sangat jelas kelihatan," ujar warga Desa Sanggaran Agung yang melalui jalan tersebut.
Hal senada juga dikatakan Ketua umum LSM Geransi terkait adanya dugaan rendahnya mutu kualitas proyek tersebut, "ada material yang tidak dimasukkan dalam peningkatan jalan ini, sehingga mutu proyek ini sangat kita pertanyakan," ujar Arya
Kepala Dinas PUPR Kabupaten Kerinci Harmin ST juga belum berhasil dikonfirmasi wartawan terkait dengan pembangunan peningkatan jalan poros MAN Sanggaran Agung PLN ini yang menelan dana lebih dari 5 ratus juta ini.
Sementara itu Zasmiati Anggota dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kerinci bungkam setelah dikonfirmasi wartawan media ini melalui pesan singkat WhatsApp miliknya terkait adanya dugaan permainan dalam peningkatan jalan poros tersebut, yang diduga kuat ada keterlibatan dirinya dalam pengaturan jual beli proyek tersebut. (tim)
CV Dua Putri Jaya sebagai pelaksana kegiatan diduga kuat terlalu banyak mengambil keuntungan dalam pengurangan bahan baku pengerjaan yang mengakibatkan rendahnya kualitas mutu fisik.
"Sangat tipis pengaspalan jalan ini, belum sampai 6 bulan kerusakan pada ruas jalan ini sudah sangat jelas kelihatan," ujar warga Desa Sanggaran Agung yang melalui jalan tersebut.
Hal senada juga dikatakan Ketua umum LSM Geransi terkait adanya dugaan rendahnya mutu kualitas proyek tersebut, "ada material yang tidak dimasukkan dalam peningkatan jalan ini, sehingga mutu proyek ini sangat kita pertanyakan," ujar Arya
Kepala Dinas PUPR Kabupaten Kerinci Harmin ST juga belum berhasil dikonfirmasi wartawan terkait dengan pembangunan peningkatan jalan poros MAN Sanggaran Agung PLN ini yang menelan dana lebih dari 5 ratus juta ini.
Sementara itu Zasmiati Anggota dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kerinci bungkam setelah dikonfirmasi wartawan media ini melalui pesan singkat WhatsApp miliknya terkait adanya dugaan permainan dalam peningkatan jalan poros tersebut, yang diduga kuat ada keterlibatan dirinya dalam pengaturan jual beli proyek tersebut. (tim)
Previous
« Prev Post
« Prev Post
Next
Next Post »
Next Post »
