![]() |
| Satra kiri, wartawan Bedah Kasus |
Eddy Zulyadi Kepala Dinas Kesehatan Sungai Penuh sudah mengakui bahwa dirinya telah melaksanakan Musyawarah dengan beberapa Kepala Bidang Untuk memberikan Sumbangan pada event jalan sehat beberapa waktu lalu.
Selain dari persoalan itu, pembangunan Puskesmas Tanah Kampung juga jadi sorotan publik Kota Sungai Penuh pada saat ini, obat obatan dan pemotongan fee sebanyak 10 persen disinyalir dilakukan oleh kepala Dinas Kesehatan Sungai Penuh ini.
Selain dari persoalan itu, pembangunan Puskesmas Tanah Kampung juga jadi sorotan publik Kota Sungai Penuh pada saat ini, obat obatan dan pemotongan fee sebanyak 10 persen disinyalir dilakukan oleh kepala Dinas Kesehatan Sungai Penuh ini.
Beberapa waktu lalu, Media ini ikut lakukan audiens bersama jajaran Dinas Kesehatan Sungai Penuh tepatnya diruangan Kadis dengan mempertanyakan hal tersebut.
Dalam pembahasan audensi tersebut ikut hadir Kadiskes, Sekretaris Dinaskes, dan pihak keamanan dari Kepolisian resor Kerinci dan juga di hadiri para insan Pers.
Dalam pembahasan tersebut, Edi Zulyadi menjawab pertanyaan seputar dugaan 10% diduga fee, kata dia, "itu bukan pemotongan atau fee 10% tetapi itu adalah sumbangan dari kabid melalui musyawarah kegunaannya adalah untuk kegiatan Dinas Kesehatan Kota seperti jalan sehat,dan makan makan." ungkap Eddy.
Terkait jawabannya yang kurang mampu menciptakan kepercayaan dari peserta Audiens, karena dana kegiatan sudah di anggar didalam Dpa Dinas.
Tidak hanya itu, jawabannya belum menyentuh dengan kebenaran, hal tersebut di usulkan oleh audiens untuk audensi ulang dan disetujui, yakni seminggu kedepan tentang kebenaran atas dugaan pemotongan 10% fee, maupun sumbangan yang dilakukan oleh kadis tersebut.
"Kadis tidak berada di tempat." Ungkap Kabid pelayanan senin tanggal 22 01 2018, Marlindra anggriawan atau (Aan) ketika didatangi untuk audiensi.
Ketika diwawancara, Aan takut di videokan dan direkam wartawan secara resmi, persoalan ini masih belum jelas kebenarannya hingga saat ini, yang menyebabkan Publik Sungai Penuh menyimpan ribuan pertanyaan dari kasus tersebut yang tidak ada kejelasannya. (str)
Previous
« Prev Post
« Prev Post
Next
Next Post »
Next Post »
