HEADLINE NEWS

TOPIK POPULER

Kartika Minta Keadilan, Atas Ditetapkan Suaminya Sebagai Tersangka


Klarifikasi Kartika melalui Sosial Media
Facebook di grup MIK Semar.
Semarang, - Berbagai macam cara dapat kita lakukan guna membela diri ketika dalam kondisi diserang oleh pihak lain. 

Tak hanya dengan tangan kosong (tanpa alat.red), upaya membela diri dari juga dapat menggunakan alat demi mempertahankan keselamatan nyawa kita. 

Namun apalah daya jika upaya tersebut justru membawa kita terjerat kasus hukum dan merubah status kita menjadi tersangka?
Fakta itulah yang dialami salah seorang warga Barutikung, Kota Semarang. Upayanya membela diri dari para gengster yang datang menyerang kampung tempat tinggalnya (29/12/18), justru merubah status lelaki yang berprofesi sebagai petugas keamanan (satpam.red) justru membuatnya menjadi tersangka. 

"Suami saya hanya membela diri, dari serangan para gengster yang menyerang kampung kami, kok malah jadi tersangka membunuh personel gengster," ungkap Kartika, yang harus rela berpisah dengan suami karena suami menjadi tersangka. 

Sementara itu, dalam pernyataannya, Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol Abioso Seno Aji, Pihaknya menghalalkan para gengster untuk dimassa.

"Saya halalkan gengster untuk dimassa.", ungkapnya dalam gelar tersangka gengster. 

Merasa dirinya tak tau harus mengadu atau mencurahkan isi hati (curhat.red), Kartika pun memposting disalahsatu grup media sosial facebook. Namun apa daya, bukan langkah jalan keluar untuk membebaskan sang suami dari jeratan hukum, dia justru di "Bully" oleh para member grup tersebut.

"Saya curhat di grup fb, lhah kok malah di bully, mas. Selain di bully, saya juga dipojokkan para member grup tersebut," imbuhnya. 

Merasa dirinya yang menuntut keadilan dari hukum. Kartika pun memposting klarifikasi harapannya dan keinginannya, serta mengungkapkan jika saksi justru memutarbalikkan fakta yang ada. 

"Saya menuntut keadilan dari masalah saya ini, terlebih saksi juga terkesan memutarbalikkan fakta," tandasnya.

Peristiwa yang seakan tajam ke bawah tumpul ke atas ini, masih membuat warga masyarakat bertanya tentang kinerja pihak hukum dan kemungkinan adanya "Kongkalikong" antara pihak Gengster dan Hukum. (Dentang)

Previous
« Prev Post
Show comments

Contact Form

Name

Email *

Message *