Pemalang, - Ya benar. Itulah yang terjadi di Jalan DI. Panjaitan, Desa Sewaka, Kecamatan Pemalang, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah (17/12 - 22.30 WIB).
Bagaimana tidak. Korban bersama rekannya yang mengendarai sepeda motor ini pun harus rela terkapar tak berdaya ketika terkejut oleh bunyi klakson bis "Sinar Jaya". Korban Heri, Rt 2, Rw 2, dan Widi, warga gang Sawo yang sama sama tercatat sebagai warga Kelurahan Sugihwaras ini harus rela terjun bebas.
"Kami berkejaran dengan Bis Sinar Jaya dari Bantarbolang, namun kami kaget dan sepeda motor kami pun tidak terkendali, lalu begitu kami sadar, kami sudah ada di atas trotoar.", ungkap Heri, beberapa saat lalu.
Sementara itu. Ketika kami mengkonfirmasi dengan pihak keamanan Pabrik Derivat Terpentin yang terbesar di eks Karesidenan Pekalongan ini. Pihaknya tidak mengetahui dengan pasti asal muasal peristiwa kecelakaan tersebut.
"Saya hanya melihat korban terseret sepeda motor dan langsung menabrak trotoar persis di depan pintu masuk pabrik.", ungkapnya.
Sementara itu, dari hasil pantauan kami di tempat kejadian perkara. Kondisi jalan DI. Panjaitan dari arah selatan menuju ke utara. Sangat memperihatinkan. Bagaimana tidak. Sejauh mata memandang. Jalan yang dikelola oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Amat sangat sempit. Terbukti tidak adanya ruang pengendara roda dua untuk menyalip ketika ada kendaraan yang beroda 6 atau lebih.
Dengan kenyataan pahit ini. Semangat dan dedikasi para pengguna jalan tersebut harus "Ekstra" hati hati. Lanjutan yg ada kata sugihwaras terjun bebas: ya benar. Sepeda motor G 5411 JD yang mereka kendarai menjadi tidak terkendali yang kemudian menabrak trotoar. (Dentang)
Previous
« Prev Post
« Prev Post
Next
Next Post »
Next Post »
