Kerinci, - Dapil 4 Kerinci kian hangat dibicarakan oleh Masyarakat terkait Pemilu legislatif 2019 yang sebentar lagi akan digelar. Berbagai isu bermunculan, isu sosial, pencemaran lingkungan, bencana dan ekonomi yang menjadi topik hangat dibicarakan oleh Masyarakat dapil 4 Kerinci ini.
Partai Gerindra sangat santer terdengar ditelinga yang digadang gadang mampu membawa perubahan besar dalam merubah dan memenej kondisi daerah terutama yang rentan dengan bencana, dan kini sudah pasang kuda-kuda dalam menggalang kekuatan besar, yaitu pembentukan basis 3 Koto bersatu untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat melalui Caleg yang mereka usung, untuk membenahi Daerah yang rawan bencana di dapil 4 Kerinci.
Banyak caleg hanya mengumbar janji politik yang digunakan untuk mendapatkan suara, akhirnya sama sekali tidak memberikan kontribusi pasca mendapatkan kemenangan.
Dito bertutur terkait isu yang sedang hangat dibicarakan, Terutama isu 3 Koto Bersatu yang akan mengangkat tentang isu lingkungan. Kekuatan besar ini sudah dibentuk oleh tokoh politik asal Desa Koto Salak Koto Iman dan Koto Petai. Secara diam-diam sudah terbentuk, namun belum bisa di publikasi ke Publik siapa saja tokoh-tokoh yang tergabung dalam pembentukan persatuan 3 Koto Bersatu tersebut, diisukan kekuatan besar ini akan membenahi isu sosial masyarakat, lingkungan dan pendidikan lingkup 3 koto.
"Ketua Persatuan 3 Koto sudah dibentuk, namun belum bisa dipublikasikan, panitia pembentukan untuk saat ini menunggu waktu yang tepat untuk dipublis," ujar dia.
"Seminggu yang lalu saya dapat bocoran bahwa pembentukan ketua pengurus untuk 3 Koto Bersatu sudah dibentuk dan siap mengusung satu calon untuk dapil 4 dari Partai Gerindra," tambah Dito.
Tokoh Pemuda asal Desa Pondok Beringin Kecamatan Sitinjau Laut, mesra dipanggil Hardito berkomentar banyak tentang isu pembentukan 3 Koto Bersatu tersebut, dia mengapresiasi langkah jitu yang dilakukan oleh Masyarakat yang memiliki komitmen dan loyalitas terhadap kader Gerindra yang di anggap mampu membawa perubahan pada wilayah pemilihan dapil 4 terutama 3 Koto tersebut.
"A plus atas dukungan masyarakat untuk Partai Gerindra, saya sangat mengapresiasi langkah pembentukan 3 Koto Bersatu, dan semoga berhasil dalam menyatukan persepsi memenangkan dari 3 Koto tersebut," ujar Hardito.
Tokoh Masyarakat Desa Koto Salak dan juga pemangku Adat setempat mengharapkan kepada seluruh masyarakat yang tergabung dalam 3 Koto Bersatu untuk menyatukan dalam satu suara dalam memenangkan satu kandidat.
"Kami dari Masyarakat Koto Salak siap untuk memenangkan satu kandidat dari Partai Gerindra yakni Harisah asal Koto Petai, karena kami dari 3 Koto belum pernah ada mengirim wakil untuk DPRD," ujar Tokoh Adat Desa Koto Salak tersebut.
Pak Zai dari desa Sebukar juga menanggapi serius tentang isu yang beredar terkait Pembentukan 3 Koto Bersatu tersebut, dia meyakini jika memang sudah berkomitmen untuk memberikan kontribusi terhadap kader yang di usung, sebuah kekuatan besar baru ini akan menjadi sebuah sejarah dan pasti akan mendapatkan hasil positif.
"Jika memang sudah berkomitmen untuk memenangkan satu kandidat, para tokoh harus siap dikritik, kandidat juga harus loyal dengan masyarakat, terutama dengan masyarakat 3 koto dimaksud," tutur Pak Zai.
Harisah Caleg dari Partai Berlambang kepala Garuda ini bersyukur dengan adanya tanggapan positif dari masyarakat, karena sebelumnya belum ada wakil dari kita 3 koto di DPRD Kabupaten Kerinci.
"Untuk pembentukan persatuan 3 koto bersatu sudah kita bentuk, mudah-mudahan program-program yang kita rencanakan bisa terlaksana dan berjalan sesuai yang diharapkan," tutur Harisah.
Banyak caleg hanya mengumbar janji politik yang digunakan untuk mendapatkan suara, akhirnya sama sekali tidak memberikan kontribusi pasca mendapatkan kemenangan.
Dito bertutur terkait isu yang sedang hangat dibicarakan, Terutama isu 3 Koto Bersatu yang akan mengangkat tentang isu lingkungan. Kekuatan besar ini sudah dibentuk oleh tokoh politik asal Desa Koto Salak Koto Iman dan Koto Petai. Secara diam-diam sudah terbentuk, namun belum bisa di publikasi ke Publik siapa saja tokoh-tokoh yang tergabung dalam pembentukan persatuan 3 Koto Bersatu tersebut, diisukan kekuatan besar ini akan membenahi isu sosial masyarakat, lingkungan dan pendidikan lingkup 3 koto.
"Ketua Persatuan 3 Koto sudah dibentuk, namun belum bisa dipublikasikan, panitia pembentukan untuk saat ini menunggu waktu yang tepat untuk dipublis," ujar dia.
"Seminggu yang lalu saya dapat bocoran bahwa pembentukan ketua pengurus untuk 3 Koto Bersatu sudah dibentuk dan siap mengusung satu calon untuk dapil 4 dari Partai Gerindra," tambah Dito.
Tokoh Pemuda asal Desa Pondok Beringin Kecamatan Sitinjau Laut, mesra dipanggil Hardito berkomentar banyak tentang isu pembentukan 3 Koto Bersatu tersebut, dia mengapresiasi langkah jitu yang dilakukan oleh Masyarakat yang memiliki komitmen dan loyalitas terhadap kader Gerindra yang di anggap mampu membawa perubahan pada wilayah pemilihan dapil 4 terutama 3 Koto tersebut.
"A plus atas dukungan masyarakat untuk Partai Gerindra, saya sangat mengapresiasi langkah pembentukan 3 Koto Bersatu, dan semoga berhasil dalam menyatukan persepsi memenangkan dari 3 Koto tersebut," ujar Hardito.
Tokoh Masyarakat Desa Koto Salak dan juga pemangku Adat setempat mengharapkan kepada seluruh masyarakat yang tergabung dalam 3 Koto Bersatu untuk menyatukan dalam satu suara dalam memenangkan satu kandidat.
"Kami dari Masyarakat Koto Salak siap untuk memenangkan satu kandidat dari Partai Gerindra yakni Harisah asal Koto Petai, karena kami dari 3 Koto belum pernah ada mengirim wakil untuk DPRD," ujar Tokoh Adat Desa Koto Salak tersebut.
Pak Zai dari desa Sebukar juga menanggapi serius tentang isu yang beredar terkait Pembentukan 3 Koto Bersatu tersebut, dia meyakini jika memang sudah berkomitmen untuk memberikan kontribusi terhadap kader yang di usung, sebuah kekuatan besar baru ini akan menjadi sebuah sejarah dan pasti akan mendapatkan hasil positif.
"Jika memang sudah berkomitmen untuk memenangkan satu kandidat, para tokoh harus siap dikritik, kandidat juga harus loyal dengan masyarakat, terutama dengan masyarakat 3 koto dimaksud," tutur Pak Zai.
Harisah Caleg dari Partai Berlambang kepala Garuda ini bersyukur dengan adanya tanggapan positif dari masyarakat, karena sebelumnya belum ada wakil dari kita 3 koto di DPRD Kabupaten Kerinci.
"Untuk pembentukan persatuan 3 koto bersatu sudah kita bentuk, mudah-mudahan program-program yang kita rencanakan bisa terlaksana dan berjalan sesuai yang diharapkan," tutur Harisah.
Isu kebangkitan 3 Koto Bersatu ini dipastikan akan menjadi isu yang disoroti, dan menjadi garis keras dapil 4 Kerinci, yang dikomandoi tokoh adat dan tokoh masyarakat Desa Koto Salak, Koto Petai dan Koto Iman. (Mano)
Previous
« Prev Post
« Prev Post
Next
Next Post »
Next Post »

