Sungai Penuh, - Tingginya curah hujan yang mengguyur Kota Sungai Penuh baru-baru ini menunjukkan sebagian besar pembangunan tanggul dan tembok penahan tebing di Tanah Kampung memiliki mutu yang sangat rendah.
![]() |
| Air Sungai Batang Sangkir Mengikis bahu jalan. |
Khususnya di sungai Batang Sangkir RT 01 Desa Koto Tuo Tanah Kampung mengalami kerusakan cukup berat.
Bahkan ada yang tenggelam ke dasar sungai dan mengikis bahu jalan di sekitar lokasi sungai di Desa Koto Tuo Tanah Kampung ini.
Masyarakat Desa ini juga merasa khawatir dengan kejadian tersebut mereka takut kalau-kalau kikisan tanah melebar dan luas sehingga mengena ke area halaman rumah.
"Kikisan tanah terus meluas karena kikisan air sungai yang berintensitas tinggi dan sangat deras, kami takut akan terkena dampak longsor pada rumah kami," ujar warga Desa Koto Tuo Tanah Kampung ini pada pewarta.
Masyarakat Desa Koto Tuo Tanah Kampung saat ini sangat mengharapkan kepada Pemerintah Kota Sungai Penuh bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah BPBD segera memberikan solusi terkait kasus ini, terutama pada pembangunan fisik tembok penahan agar dibangun sesuai spesifikasi dan rencana kerja.
Ketua Umum Lembaga Swadaya Masyarakat Pergerakan Aktivis Sejati (Lsm Petisi Sakti) Indra Mano mengatakan terkait dengan pembangunan Tembok penahan yang ambruk di Desa Koto Tuo Tanah Kampung tersebut tidak memiliki ketahanan seperti yang diharapkan, karena terlihat air sangat mudah menghancurkan beton bertulang dan menenggelamkannya kedasar Sungai.
"Kita lihat sendiri, air begitu mudah menghancurkan beton bertulang tersebut, jadi dapat kita analisa secara langsung bahwa pembangunan tersebut sangat rendah mutunya, seakan-akan tidak mengikuti spesifikasi yang ditetapkan, maka kita minta kepada penegak hukum segera mengaudit laporan kerja pada proyek tersebut," ujar Indra.
Hingga berita ini ditulis, belum ada informasi resmi dari pemerintah Kota Sungai Penuh atas peristiwa tenggelamnya tembok penahan di Desa Koto Tuo Tanah Kampung Kota Sungai Penuh, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah BPBD Kota Sungai Penuh Paunal Akhyar belum berhasil dikonfirmasi oleh pewarta hingga saat ini. (Tim)
Previous
« Prev Post
« Prev Post
Next
Next Post »
Next Post »
