Sungai Penuh, - Aksi protes siswa/i SMEA SMKN 1 Kota Sungai Penuh berbuntut panjang, para siswa terlihat kompak menolak kehadiran Kepala Sekolah Drs Muflizar sebagai Kepala SMKN 1 Kota Sungai Penuh.
Bertempat dihalaman utama SMEA SMKN 1 Kota Sungai Penuh, mereka menyebut gerakan ini sebagai gerakan perubahan dalam institusi pendidikan ucap Koordinator aksi damai tersebut.
"Aksi ini adalah aksi menuntut perubahan dalam pendidikan, dan saudara Muflizar harus segera berhenti secara jentelmen" ujar Korlap yang memimpin Orasi di halaman depan Sekolah SMKN 1 jumat 31/8/18.
"Kami menuntut agar Kepala Sekolah Drs Muflizar diberhentikan sebagai Kepala Sekolah SMEA, jika belum diganti, maka kami tidak akan berhenti melakukan aksi," kata Korlap yang memimpin Orasi.
![]() |
| Aksi siswa-i SMEA hari Jum'at 31/8/18 |
"Aksi ini adalah aksi menuntut perubahan dalam pendidikan, dan saudara Muflizar harus segera berhenti secara jentelmen" ujar Korlap yang memimpin Orasi di halaman depan Sekolah SMKN 1 jumat 31/8/18.
"Kami menuntut agar Kepala Sekolah Drs Muflizar diberhentikan sebagai Kepala Sekolah SMEA, jika belum diganti, maka kami tidak akan berhenti melakukan aksi," kata Korlap yang memimpin Orasi.
Aksi protes ini diwarnai dengan berbagai alasan, salah satunya kurangnya perhatian terhadap siswa miskin, beasiswa yang tidak jelas, dan banyaknya pungutan liar yang tidak jelas kegunaannya dan lain sebagainya.
Mereka menuntut agar Dinas Pendidikan Provinsi Jambi segera melakukan tindakan tegas terhadap Kepala SMKN 1 Kota Sungai Penuh, yang menyebabkan terjadinya demonstrasi siswa besar-besaran pada sebelumnya tidak pernah terjadi. (Tim)
Mereka menuntut agar Dinas Pendidikan Provinsi Jambi segera melakukan tindakan tegas terhadap Kepala SMKN 1 Kota Sungai Penuh, yang menyebabkan terjadinya demonstrasi siswa besar-besaran pada sebelumnya tidak pernah terjadi. (Tim)
Previous
« Prev Post
« Prev Post
Next
Next Post »
Next Post »
