HEADLINE NEWS

TOPIK POPULER

Minta Kepseknya Ditukar, Siswa SMEA Mogok Belajar


Sungai Penuh, - Pasca aksi mimbar bebas damai siswa/i SMEA (SMKN) 1 Kota Sungai Penuh pada beberapa hari lalu yang berlokasi di halaman depan Sekolah SMKN 1 kini berbuntut pada aksi mogok belajar.

Aksi siswa/i SMEA SMKN 1 kali ini ramai ramai membolos karena tuntutan mereka belum di Amini pihak Dinas Pendidikan Provinsi Jambi, hingga terlihat pada hari Selasa 28/8/18 lokal dan pekarangan Sekolah sepi dari aktivitas siswa. 

Buntut panjang tersebut belum diketahui secara pasti apa yang akan menjadi solusi dari persoalan yang dihadapi oleh para siswa/i SMEA SMKN 1 Kota Sungai Penuh ini, dimana sebelumnya para siswa/i SMEA ini merasa sangat jauh tertinggal dari kemajuan teknologi pendidikan yang semakin meningkat.

"Sebelum kepala sekolah kami ditukar, kami masih ingin mogok belajar," ujar Siswi yang enggan namanya disebutkan. 

"Kami selama ini sangat sulit untuk mendapatkan referensi dalam pembelajaran, maka dari itu kami ingin mengetahui apa saja buku yang ada di perpustakaan Sekolah kami, selain itu pula katanya kami dapat bantuan dana Bos, tapi kami masih membayar biaya sekolah," tambahnya.

Disisi lain, Drs Muflizar Kepala SMEA (SMKN) 1 Kota sungai Penuh ditemui pewarta ditempat kerjanya 29/8 hanya mengatakan bahwa ada yang merasa tidak senang dengan kepemimpinannya sebagai Kepala Sekolah.

"Ada yang tidak senang dengan saya disini, sebagai Kepala Sekolah," ujar dia singkat.

Anggota komite SMEA (SMKN) 1 Kota Sungai Penuh di tanya pewarta terkait tuntutan para siswa/i tersebut mengaku bahwa Komite selama ini sudah lama tidak berfungsi.

"Komite Sekolah memang sudah lama tidak berfungsi," kata dia.

Ditanya tentang aksi mogok siswa, dia mengatakan, "ya, sebelum Kepseknya Ditukar, mungkin siswa masih tidak mau belajar." Ujarnya.

Dia berharap kepada Dinas Pendidikan Provinsi Jambi untuk segera melakukan tindakan tegas terhadap Kepala SMKN 1 Kota Sungai Penuh ini, karena dinilai tidak serius dalam melaksanakan tugasnya, SMKN 1 ini dia nilai jauh dari kemajuan dalam pendidikan jelas dia. (Tim)





Previous
« Prev Post
Show comments

Contact Form

Name

Email *

Message *