HEADLINE NEWS

TOPIK POPULER

Rendahnya Mutu Kualitas Proyek Dikota Sungai Penuh Tuai Kecaman Banyak Pihak


Kota Sungai Penuh, - Rendahnya kualitas mutu proyek fisik di Kota Sungai Penuh menjadi sorotan masyarakat Kota Sungai Penuh saat ini.

Diduga kuat pembangunan infrastruktur fisik dilakukan asal jadi dan tidak lagi mengacu kepada spesifikasi teknis.  Maka tidaklah heran lagi, pembangunan prasarana fisik yang dilakukan tidak bertahan lama atau dimanfaatkan masyarakat dalam jangka waktu lama.
Kucuran dana yang digelontorkan Pemerintah Kota Sungai Penuh untuk menghasilkan pekerjaan proyek yang bermutu dan kualitas cukup besar terasa jauh dari jangkauan. Mulai membiayai konsultan perencanaan, konsultan pengawasan, honorium panitia pengadaan barang jasa, PPTK, PPK, Pengguna Anggaran, hingga honorium pengawas instansi lainnya. Termasuk juga honorium DPRD, Walikota dan Wakil Walikota juga dibayar oleh Negara.
“Kalau kegiatan itu SK Walikota, honornya itu ada untuk Walikota, Wakil Walikota. Apalagi, Pengguna Anggaran, PPK, PPTK, pejabat pengadaan dan panitia honornya dibayar negara, “terang sumber.
Ketua LSM Perisai Kobra Jon Afriza mengungkapkan permasalahan mutu dan kualitas proyek di Kota Sungai Penuh merupakan permasalahan serius, sebab, ini menyangkut penggunaan keuangan negara.
“Berdasarkan investigasi kami, mutu dan kualitas proyek di Sungai Penuh sudah jauh menurun. Kita mendesak Walikota dan Ketua DPRD untuk mengambil sikap tegas, “terangnya.
Adapun proyek yang telah dilakukan investigasi adalah proyek Puskesmas Sungai Liuk, Irigasi, Lapangan KONI,  Draenase lapangan merdeka, jalan M Kukuh, proyek perkerasan km 11 dan banyak lagi lainnya. 
“Kalau Sungai Penuh ingin berkualitas dan pengawasan tetap berjalan tergantung Walikotanya dan Ketua DPRDnya. Itu hasil dari kajian kami. Kalau masing – masing mereka bekerja sesuai tupoksi sesuai dengan aturan dan melaksanakan aturannya," tegasnya. (tim


(kayonews)

Previous
« Prev Post
Show comments

Contact Form

Name

Email *

Message *