Kerinci, - Ketika umat Islam sejagat raya ingin lakukan ritual perayaan IDUL FITRI, sontak terhenti, dimulai sekitar jam 19:00WIB hanya sebagian yang bisa melakukan ritual takbiran tersebut, khusus bagi yang punya genset listrik.
Alat penerangan (Listrik) di dua tempat ini di ketahui mengalami pemadaman selama 4 hari 4 malam, Kabupaten Kerinci, Kota Sungai Penuh diketahui mati total, komunikasi seluler pun lumpuh, hingga warga tidak bisa menggunakan fasilitas tersebut untuk saling bermaaf maafan.
Di lansir Media lokal di Kerinci, yang berupaya menggali informasi dari setiap penjuru dan ke berbagai pihak via hp, telepon, sms, dan whatsapp, melakukan berbagai cara dalam menjawab persoalan ini.
Terungkap juga, karena adanya blackout transmisi dari proyek SUTT Tl. 150 KV Merangin kerinci. Seperti yang dijelaskan Kepala PLN rayon Sungai Penuh yang baru saja menjabat.
Sekitar jam 21:39 pada (14/6) dijelaskan Kepala PLN, “Info padam gangguan di 150 kV (Bangko-Sungai Penuh), sekitar Daerah Merangin, 52 km dari Bangko” ungkap Andy.
Upaya untuk mendapatkan informasi dengan Pimpinan Perwakilan Jambi dari PT PLN UIP WS2JB SUMBAGSEL di Jambi, Rudi via seluler tidak dapat memberikan jawaban.
Sedangkan Tedi finzar yang berada di kantor induk bagian operasi setelah berita pertama diturunkan, (15/6) jam 00:7 WIB dikonfirmasi Rudy di Jambi, kata dia, sudah meminta untuk menghubungi kontraktor agar bisa di bantu.
“Sudah saya minta untuk kontak kontraktor agar bisa bantu, terima kasih info nya pak”, kata tedi.
Diduga ini akibat proyek transmisi jalur dua belum selesai hingga automatic jalur arus alternatif untuk kejadian ini sulit diatasi.
“Kami mohon agar dapat di bantu untuk jalur kedua bisa selesai sehingga lebih maksimal pemakaian nya, karena sekarang yang di operasikan baru 1 jalur, kami mohon maaf atas hal yg tidak kita inginkan”, sebut teddy dikonfirmasi wartawan.
“Terima kasih saya ucapkan sekali lagi kepada insan pers di Kerinci karena telah membantu kita dalam mengatasi persoalan ini, kami tetap berusaha menyelesaikan semua dengan baik," tandasnya.
“Insya allah kami berusaha jalur kedua selesai setelah masalah di Birun kami selesaikan,” tukasnya.
Andy Kepala PLN Rayon Sungai Penuh dikonfirmasi wartawan (18/6) menegaskan kembali bahwa besok listrik Kerinci normal.
Untuk antisipasi robohnya tower SUTT sudah dikerahkan bantuan dari Jambi, Bengkulu dan Padang, mereka sedang mendirikan tower emergensi dan dipastikan untuk Kerinci akan kembali normal, sedangkan di Kota Sungai Penuh beberapa jalur hidup itu lantaran supply dari solok selatan yang dayanya masih terbatas, sebut andhy ketika dikonfirmasi.
Beberapa anggota DPRD Kerinci, dan Kota Sungai Penuh, janji panggil pihak PLN, berhubungan dengan masalah ini. Namun awak media berkilah “kok tidak dari dulu,?" (Tim)
Kongkrit
Previous
« Prev Post
« Prev Post
Next
Next Post »
Next Post »
