Kerinci, - Lampu jalan di Desa Koto Salak Kecamatan Danau Kerinci sudah dua malam terakhir tidak menyala, alhasil kegelapan jalan tidak dapat dielakkan.
Masyarakat Desa Koto Salak Kecamatan Danau Kerinci ini sangat merasa kecewa karena lampu penerangan jalan ini baru saja dipasang dan sekarang sudah rusak.
"Lampu ini baru saja dipasang belum cukup setahun tapi kok sudah rusak, apakah kualitas lampu nya yang kurang atau bola lampunya yang sudah terbakar," ujar warga Desa Koto Salak yang enggan namanya disebutkan.
Hal senada Juga diungkapkan oleh Ketua Karang Taruna Panca Korsa Desa Koto Salak, Nopen Sialoho ketika ditemui wartawan ini, "ya, lampu ini saya lihat sudah rusak, besar dugaan saya lampu penerangan jalan ini cacat mutu, sah-sah saja kalau cepat rusak, kita minta kepada Badan Keuangan Negara atau aparat penegak hukum untuk memeriksa proyek ini, karena terlihat ada aroma korupsi," tukas Nopen.
Masyarakat Kerinci khususnya warga Desa Koto Salak yang dipinggiran jalan lintas ini menyayangkan kerusakan lampu tersebut, karena hari lebaran tinggal menghitung hari, jalan lintas ini gelap, dan rawan pencurian atau maling dan mudah sekali maling melarikan diri jika terdapat lampu jalan yang tidak menyala, dan dijadikan tempat persembunyian maling tersebut, lanjut Nopen panjang lebar. (Mano)
Masyarakat Desa Koto Salak Kecamatan Danau Kerinci ini sangat merasa kecewa karena lampu penerangan jalan ini baru saja dipasang dan sekarang sudah rusak.
"Lampu ini baru saja dipasang belum cukup setahun tapi kok sudah rusak, apakah kualitas lampu nya yang kurang atau bola lampunya yang sudah terbakar," ujar warga Desa Koto Salak yang enggan namanya disebutkan.
Hal senada Juga diungkapkan oleh Ketua Karang Taruna Panca Korsa Desa Koto Salak, Nopen Sialoho ketika ditemui wartawan ini, "ya, lampu ini saya lihat sudah rusak, besar dugaan saya lampu penerangan jalan ini cacat mutu, sah-sah saja kalau cepat rusak, kita minta kepada Badan Keuangan Negara atau aparat penegak hukum untuk memeriksa proyek ini, karena terlihat ada aroma korupsi," tukas Nopen.
Masyarakat Kerinci khususnya warga Desa Koto Salak yang dipinggiran jalan lintas ini menyayangkan kerusakan lampu tersebut, karena hari lebaran tinggal menghitung hari, jalan lintas ini gelap, dan rawan pencurian atau maling dan mudah sekali maling melarikan diri jika terdapat lampu jalan yang tidak menyala, dan dijadikan tempat persembunyian maling tersebut, lanjut Nopen panjang lebar. (Mano)
Previous
« Prev Post
« Prev Post
Next
Next Post »
Next Post »

