HEADLINE NEWS

TOPIK POPULER

Polemik Puncak Gunung Kerinci Terjawab, Masyarakat Diminta Tahan Diri

Terkait Isu perubahan nama Puncak Gunung Kerinci yang kini jadi polemik, Adirozal : Balai Besar TNKS Sudah Lakukan Tugas Dengan Baik. 



Kerinci, - Merebaknya isu perubahan nama puncak Gunung Kerinci sempat menyita perhatian publik. Masyarakat Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh ramai-ramai menolak jika perubahan puncak Gunung Kerinci memang terealisasi.

Betapa tidak, Gunung Kerinci yang beberapa waktu lalu dinobatkan sebagai puncak terfavorit di Indonesia menjadi salah satu aset kebanggaan Masyarakat kabupaten Kerinci. Wajar saja jika isu tersebut menjadi kontroversi hangat dikalangan masyarakat.

Namun ternyata isu tersebut ditepis oleh Balai Besar Taman Nasional Kerinci Seblat, kabar gembira itu datang melalui surat edaran resmi Nomor : S.187/T1/BTU/HMS/02/2018 yang memuat beberapa point penjelasan dan klarifikasi.

1. Balai Besar Taman Nasional Kerinci Seblat (BBTNKS) TIDAK PERNAH merubah nama bagian dari Gunung Kerinci yang dikenal dengan sebutan PUNCAK KERINCI maupun menerima usulan dari Pemerintah Kabupaten Solok Selatan atau organisasi manapun untuk merubah nama PUNCAK GUNUNG KERINCI menjadi PUNCAK JOKO WIDODO.

2. Foto plakat berwarna kuning dengan tulisan "PUNCAK GN. KERINCI JOKO WIDODO 3805 MDPL" yang beredar dan menjadi viral di media sosial BUKANLAH plakat resmi yang dikeluarkan Balai Besar Taman Nasional Kerinci Seblat.

3. Berdasarkan point diatas, mohon perkenaan Saudara untuk menyampaikan kepada para penggiat dan pecinta alam bebas serta masyarakat Provinsi Jambi khususnya Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh untuk tidak terprovokasi dengan isu dan berita yang tidak dapat dipertanggungjawabkan (Hoax) yang dapat memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa.

4. Kami memberikan penghargaan dan apresiasi kepada Saudara yang telah bersedia membantu kami untuk menginformasikan kepada semua pihak sehingga kondisi masyarakat kembali kondusif.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Kerinci yang saat ini sedang masa cuti kampanye pilkada, Adirozal mengatakan. 

"Kita bisa buka peta dunia, sangat jelas tertuang disana nama Puncak Gunung Kerinci, bukan Puncak Gunung Joko Widodo. Kalaupun akan ada perubahan nama, Pemkab Solok Selatan pasti akan surati Pemkab Kerinci sebagai salah satu prosedur yang harus dilalui, namun kenyataannya sampai hari ini kita belum menerima surat resmi itu", terang Adirozal.

Adirozal yang juga merupakan mantan Wakil Wali Kota Padang Panjang ini menambahkan.



"Marilah kita bijak dalam menanggapi setiap isu dan pemberitaan dimedia sosial. Setiap informasi tidak bisa kita terima mentah-mentah tanpa adanya analisa lebih dulu terhadap kebenarannya." Kata Adirozal. 

Jangan sampai berita hoax yang bersebar di di tengah pengguna media sosial dapat berakibat pada ketidak percayaan Masyarakat Kerinci dan Kota Sungai Penuh yang mengakibatkan pada kebingungan ditengah masyarakat", tutup Adirozal. (tim)

Previous
« Prev Post
Show comments

Contact Form

Name

Email *

Message *