Perasaan lega dan asa jernih bercampur haru dirasakan oleh para pejuang militan Ami Taher mulai dari Gunung Tujuh sampai ke Gunung Raya, militan Ami Taher tersebut nampak bersemangat dan antusias untuk membantu proses pelaksanaan kegiatan sebagai Timses.
Bisikan berantai dari satu pintu kepintu lainnya menjadikan mereka para simpatisan dan pendukung tumbuh dari tempat ke tempat yang lain, seperti jamur yang tumbuh di musin hujan.
Pilkada tahun 2014 -2019 Ami Taher yang maju melalui tahapan yang tidak mudah, yakni melalui jalur endependen, namun beliau tidak bernasib baik, beliau gagal pada pendaftaran karena banyak sekali sistim yang harus dilewati dan beliau juga didiskualifikasi karena ada yang tidak bisa dipenuhi oleh beliau, dan beliau merasa ada yang tidak beres dengan Demokrasi pada waktu itu. Namun sekarang, Semua Kandidat merasakan Ami Taher adalah saingan yang sangat berat yang memiliki banyak pendukung.
Dulu ada yang berkata kasihan pak Ami, beliau betul betul ingin membangun Kerinci. sebagian Masyarakat berkata Ami ingin mewujudkan Kerinci damai, aman sejahtra sudah jelas Kerinci aman masyarakat jadi makmur dibidang perdagangan, berhasil dibidang pertanian dan juga di bidang pembangunan jika beliau terpilih nanti.
Sosok Ami Taher sudah di kenal oleh Masyarakat, beliau lahir dari keluarga yang taat kepada perintah agama, menjunjung perintah agama disiplin dan sederhana, keluarga yang penyayang mudah membantu satu dengan lainnya, ada yang bilang kita pintar kerena pendidikan yang baik. (Les)
Previous
« Prev Post
« Prev Post
Next
Next Post »
Next Post »
