"Hati-hati di Media Sosial, Polres Kerinci Bentuk Tim Patroli Cyber"
![]() |
| AKBP Dwi Mulyanto |
Kapolres Kerinci, AKBP Dwi Mulyanto, mengatakan pihaknya juga akan membuat posko pengaduan terkait ujaran kebencian atau kampanye gelap yang menjatuhkan salah satu pasangan calon.
"Postingan-postingan di medsos akan kita pantau. Baik itu postingan-postingan berupa ujaran kebencian, kampanye gelap, maupun akun-akun palsu," kata Dwi, Jumat (26/1/2018).
Diterangkan Dwi, tujuan dibentuknya tim patroli cyber adalah untuk melakukan pengawasan yang ketat agar tidak terjadi konflik terlait Pilkada nantinya. Sebab tidak tertutup kemungkinan media sosial akan dijadikan ajang kampanye masing-masing kandidat yang akan bertarung di Pilkada Kerinci tahun ini.
"Nanti (medsos, red) ini bisa sebagai pemicu konflik antar pendukung. Jadi sangat perlu dilakukan pengawasan," ujarnya.
Lebih lanjut Dwi mengatakan, dari hasil monitoring Polri, kerawanan Pilkada Kerinci masuk dalam kategori 10 besar dari 171 daerah yang menggelar pilkada serentak tahun ini. Maka dari itu, pengamanan pencegahan terhadap potensi konflik menjadi prioritas dsri Polres Kerinci dan juga Polda Jambi.
"Kita (Kerinci, red) kan masuk kategori yang rawan konflik sesuai rilis dari Polri. Dari 171 daerah kita termasuk 10 besar, sehingga kita akan ketat nantinya, jangan sampai terjadi konflik," pungkasnya.
Sumber:metrojambi
Previous
« Prev Post
« Prev Post
Next
Next Post »
Next Post »
